Tuesday, July 17, 2012

36


Yes. I am 36 today.

Syukur ke atas segala pemberianNya. 36 years of life, blessings in abundance to give thanks for.

Today - is the best birthday present I could have - my dad, mom and sister - the best family anyone could ever have, the things I do for a living which I love that sometimes I feel like it's a crime to get paid for because I enjoy it so much (but I still need to eat) and the lovely people that surround me in the people who love and care for me for who I am.

I ask for nothing this year - only the chance to thank God for everything he's blessed me with.

This is the first birthday in MANY years I have reasons to be nothing BUT happy.

Kali pertama dalam begitu lama aku tak sedih ke stress ke sakit hati ke...

I'm just happy.

Not all of my dreams have been met yet... but it's alright. I'm just enjoying the journey.

Thanks everyone for the HUNDREDS of wishes through Facebook, Twitter (sampai kena limit aku nak reply), BBM, SMS etc. You guys rock and you guys made today - just that little bit more special.

Hugs all around!

Sunday, July 15, 2012

Serenity

Hari ni aku tergerak nak wat posting.

Tiada gambar, atau cerita seram atau glamer. Just entry yang menyelam perasaan aku pada saat ini.

Ini bukan cerita cinta. Tapi cerita mengenai persahabatan.

I had two BEST friends. I use caps sebab nak tunjukkan how amazing they were in my life. We were family - jenis kawan hidup mati bersama.

Along - the eldest was the first person I cut off from my life. Aku sedih sebenarnya nak 'putuskan' persahabatan kami. Aku kenal dia tak silap aku 1996 ke 1997. Zaman zaman IRC katanya.

Along ni baik orangnya, happy go lucky dan gila-gila. Dia kelebihan dia tahap kesabaran gaban! Apa pun dia lalui, dia terima sahaja. Biar umur dia setahun lebih dari aku, tapi dia lah the baby of the group. Sebab aku dan si bongsu yang kena jaga dia.

Sayangnya kerjaya dia dulu bagus... pastu dia nak kejar impian dia. Mungkin kelakar, tapi da keja korporat, dia nya secret dream - was to cut hair and style. Very cerita Zohan.

Tapi memang dia ada bakat. So dia tinggalkan dunia dia yang financially stable dan belajar. Kami berikan sokongan, walaopon tak tentu masa depan.

Tapi sebab perangai dia senang percaya orang, dan mengalah, dan terlalu positif pada bulan jatuh ke riba, aku geram dia takleh dengar nasihat dan bosan bertahun lamanya dengar masalah dia yang sama - aku berkeras dia pilih jalan yang betul supaya dia stabil.

Yelah... kita semakin meningkat umur. Tanggungjawab... masa depan...

Dia masih macam tu.

Kira kais pagi makan pagi, kais petang makan petang.

Sebab fed up, aku pilih putuskan persabahatan kami sebab tak tahan perangai dia yang terlalu sambil lewa sampai hidup dia tak tentu arah.

Aku masih amik tahu melalui mutual friends keadaan dia...tapi semakin teruk. Dia sekarang sudah bertahun membawa teksi sambil buat kerja sambilan untuk hidup.

Seorang lagi, si bongsu. Dia ni aku suka kawan ngan dia sebab dia dari awal 90an aku kenal dia, perangai dia sama gila ngan aku. Ko cakap le adventure ke benda paling gila - kami pernah tag team wat. Dia ni a year younger than me, but maturity level dia jauh dari Along.

Dia merantau, keluarga tak penah amik pot pasal dia cukup segala ke tidak dari zaman dia belajar UiTM tanpa PTPTN sehingga dia keja club ujung minggu nak sara hidup sendiri.

Aku sujud cara dia bertahan untuk hidup. Kira dia memang fighter.

Dia hidup hasil usaha dia sendiri, dan dia seorang yang kreatif dan pemikiran out of the box.

Bila rezeki dia mula mencurah, tiba-tiba keluarga dia yang tak amik pot dia, start la mintak dia sumbang tuh ni pada keluarga. Tak salah... tapi...

Kini dia hidup dengan menghabiskan rezeki dia untuk family yang tak penah amik pot dia, dan orang orang yang amik kesempatan dia.

Bila ditegur, dia masih berdegil cara dia. Dan aku serik tengok dia asik kena memacam.

Again - dia like Along, cam takde halatuju hidup kekadang. Tak focus. They know what's wrong with their lives but they don't want to change it. So aku malas dan serik tengok episode berulang macam Along.

Terbaru malam taxi member cakap dia da tunang. Benda baik patutnya kan? Tapi bukan... sebab dia tak nak pun benda tu pun tapi dipaksa keluarga/nak prove something. Again, proses abihkan hasil rezeki dia banyak... and sambil tu, dia abihkan banyak duit lagi untuk mengambil hati yang dia bebetul nak.

You know what I mean...Bongsu... pikir.

Ye... kami bertiga memang macam adik beradik. Kami tiga memang degil. Kami nampak salah orang bukan salah sendiri.

Tapi hidup aku ada halatuju. Bukan benda materialistik aku kejar. Aku hidup ni ada dua target.

Satu untuk bagi mak ayah aku bangga pencapaian aku, dan punya kemampuan berikan mereka segalanya yang boleh untuk cuba walau sikit pun, membalas jasa mereka membesarkan aku. Memang banyak pengorbanan mereka dan terlalu banyak dugaan dalam hidup mereka selama ini.

Keduanya, bila aku pergi, aku ingin meninggalkan kesan pada mereka sekeliling aku.

Ketika arwah Yasmin Ahmad pergi, aku memang emotional breakdown sebab arwah lah tempat aku mengadu dan menceritakan masalah hidup aku. Dia la orang paling tepat menasihati aku dan membimbing aku untuk lebih matang.

Aku nekad sejak pemergian arwah untuk lebih menghargai hidup dan lebih berusaha untuk meninggalkan a mark on the lives of others around me. I saw how many lives arwah touched masa pemergiannya... and to me she is someone amazing. I aspire to be like her.

I cut ties with two best friends not because I felt I was better than them.

I was in the same situation.

Despite it all though, dengan bazirkan masa dengan bercinta yang berakhir dengan air mata, to being backstabbed by people who were close to me but only planned to use me - I wanted a better life. Not materialistically - but in terms of maximizing my potential and being all I could be.

So in the last few years, I started taking stock of my life, and stopping contact with people I felt did not contribute to my betterment. I wanted to be a better person, and I needed focus away from the problems of others.

Today my dreams are taking shape. But tonight, catching up with some long lost friends who I've reconnected with, I am sad to hear my two best friends - are not doing any better and have in fact deteriorated in terms of their life direction.

I pray for them... I still love them as my family. And I hope, one day... our paths will cross again.

Air dicincang tak akan putus kan?

I just pray every day that they will eventually find their way. I can't show it to them anymore.

They have to live their lives and make up their own decisions. I will always hope it will be the best.

As for other 'friends' in the past - I've forgiven - but will never forget what happened.

I've moved on...


"God, grant me the serenity to accept the things I cannot change, 
Courage to change the things I can, 
And wisdom to know the difference."




Along.... Bongsu... please, please change for the better. I love you guys, and you are my family and I want the best for you. I hate seeing what has happened to you guys, and I now feel like I haven't been a friend for not being there - even though I HAD to do it to try and make something out of my life.

We'll always be a family. Kami adik beradik sampai bila bila. Please. Make the right decisions with your life.

Wednesday, July 11, 2012

Dreams

When I was fresh out of school after SPM, I didn't know what I wanted to do with my life.

Admit it, a lot of us KNOW what we want... we just never know how to go about it. Thus making it unreachable but by imagination, thus making it improbable, thus... leaving us no option but to deal with a 'reality' that leaves us with something that wasn't in our list of 'wants'.

I wanted to be everything everyone else grew up wanting to be - fireman, doctor, lawyer, engineer...secret agent and rockstar. The usual stuff.

When I finished SPM - honestly I had no clue to what I wanted to be... I liked writing - hated the whole syllabus of mass comms I heard friends told about. My other love was music.

And a friend aroused my interest when he suggested we go for sound and audio engineering which I had no clue about.

Like everyone else (back then at least), we didn't know what the music making process was like. Nope. No Internet back then (starting to feel REALLY old). Didn't have a clue what a sound engineer did. The first time I stepped into studio at Ocean Institute of Audio Technology - my second ever (after dropping by SAE (Sound and Audio Engineering) college in PJ - I knew I wanted to make music or have something to do with the studios.

It was a magical feeling. I knew I was in love! With music!

So I enrolled, and also almost graduated (had to repeat two papers) for my Diploma.

When I started working, I zoomed through doing practical work as production crew and eventually various jobs to do with sound, but nothing that took me to the studio.

Somehow, after changing my minds several times, I went for my second love - journalism. With no right qualifications, I learnt my way from the bottom as a cadet journalist.

After some 16 years, I quit journalism to go full time into social media - and music... after dabbling in things since I started blogging that opened new avenues, added with the contacts I had made in the entertainment business (as well as the wealth of knowledge).

Now - it's come full circle.

I have finally made the decision...to open my own studio.


No, this is not a picture of it. Want it to look something like this though.

And my groundwork has already begun. Hopefully I'll be able to own my own little training center. Recording and performing studio, dance studio and much more in one, incorporating what I've learned through the years about social media.

I don't know how it'll go, but this is the happiest I've been for the longest time.

I feel like I'm home. I feel like I'm stepping into the studio again.. some 18 years ago.

Am praying this will be a success and I can contribute more the Malaysian music industry...

...especially since my studio will not only be open to the local music industry community - but also FREE for grooming and scouting new talents. Can't wait!


Tuesday, July 10, 2012

Random musings

Kadang-kadang... terpikir balik masa aku keja sebagai wartawan. Rindu gak.

Mana taknya. Tu lah kerja aku selama lebih 16 tahun. Tu lah minat aku. Penulisan. Mencari fakta. Membongkar rahsia. Bukan gosip saja ye... memang kalau hidup tuk tu je, tak ke mana.

Bila sudah keluar bidang kewartawanan ni, sudah pasti terasa tiba-tiba ada yang sudah tak pandang, walaopon aku masih keja di cabang lain industri hiburan.

Takpe la... tu nampak sangat jelas siapa yang mempergunakan kita ketika kita mempunyai kepentingan peribadi terhadap nak kawan kita.

Tapi jujur syukur selama ini, ramai teman anak seni yang masih keep in touch, ataupun tak sombong langsung walaupun aku mungkin tak dapat 'membantu' mereka dalam promosikan kerjaya mereka.

Semalam ada meeting kat Curve, tuk projek terbaru. Sebab semalam hujan, dan biasalah satu KL jam bila camtu, nampaknya ramai warga bandar mengambil keputusan berteduh di mall-mall berhampiran. Kat Curve saja, aku serempak ramai kawan-kawan dari industri hiburan. Ramai orang sebalik tabir, pengurusan...band.

Selepas selesai meeting pun da jam 8. Jalan nak menghala ke tempat letak keta, serempak ngan Awal dan Scha ditemani pengurus Awal, Lina. Sungguh lama tak berjumpa dengan mereka dah. Ye lah... masa wedding pun tak dijemput (sebab masa tu pun transition period).

Dok borak jap, Shaheizy Sam lak lalu... adoi. Jadi sesi lepak agik aa.


Had a meeting at Diana Danielle's home pastu. Yeay... dengar dia dan Fazura akan bersama membintangi pilem baru. Me likey!

Eh melalut ke mana takde halatuju cita ni.

Actually, it's a long winding way of saying, no matter what happens in this business, orang nak take advantage ke, dah puas take advantage ke... takpe. Ramai not camtu. Dalam line keja apa pun ada yang ikhlas dan ada yang tak. That's life.

I write this not with any sort of bitterness, but happiness.

Aku sekarang dalam proses settlekan business. God willing by the end of 2012 - I'm going to have something BIG to call my own.

Sunday, July 08, 2012

School of horror

Selepas berhenti reheat minum setelah selesai ekspedisi ke Mimaland, kami di bawa orang kampung ke satu lagi lokasi meka recommend. Sebuah 'institusi pengajian' yang telah di abaikan.

Institusi itu telah pun di pindahkan ke sebuah lokasi berdekatan, tapi bangunan besar lama itu masih nampak baru. Mengikut check kat Internet, tempat tu buka sekitar lewat 90an dan berpindah pertengahan 2000an.

Sampai sahaja, bulu roma aku da naik semua. Seb baik cukur... kalau tak entah bulu apa lagi naik. Matilah ko sempat lawak hambar.

Kami pun mendaki jalan yang curam naik bukit di mana bangunan tu berada. Sampai saja, kami nampak tempat tu bahaya dengan kaca pecah dan memacam lagi benda bersepah. Ni keja budak mana ke druggie entah yang strip metal and wiring from the structure lah ni.


We walked through this place, and sumpah, I kept hearing... sounds. Bunyi jenis apa? Well ketika lulu kelas dan asrama... setiap bilik, dengar saja bunyi benda tersepak... pergerakan... macam ada saga yang mengintai kami lulu setiap bilik.


There were several floors to explore and memang since this area is off limits dan tak penah di jelajahi, walaupun oleh kumpulan paranormal lain (orang kampung kata meka mintak izin tak dapek), I won't name the place. But fuck... memang keras gila tempat ni.

Orang kata Mimaland tu ni... aku gi tak rasa pe pun. Lom masuk sini da menggila aku... aku sumpah nervous dan berusaha tidak terpisah dengan kumpulan sebab seram sejuk semacam. Broke out in cold sweat... and kept hearing movements... noises and my senses picked up we were being 'followed' and 'watched'.


Apart from debris and broken glass, there was faces everywhere. Taik kelawar ke apa...

"Jin suka lah tempat macam ni... kotor" Alamak.. siapa wat statement tu... dang!


The first real place I freaked out at was this spot.


Kami tengah lalu corridor bila perasan a part of the suspended ceiling dah gave way, revealing a hall/room/corridor on top. Tapi takde jalan naik. Ketika kami nak balk tu salah naik tangga, we came across a stairway yang was boarded up tak bagi kita access the top floor.

I was sitting resting a bit away from the corridor, facing the spot, looking up that corridor. Mazidul bersama beberapa orang slightly further off, exploring some rooms at the end. Adam dan beberapa orang turun tangga ke bawah.

For some reason aku rasa something there... suddenly ada bunyi benda 'jatuh'. Ke dicampak... dari atas.

Terkejut gak aku.. tapi aku diam. Sebab sebelum ni banyak benda aku dengar cam takde sapa tegur.

"Apa bunyi tu? Joe... ko sepak benda ke?"

Rupanya Mazidul dan beberapa orang tu pun dengar that sound. No explanation... we kept exploring.


The place was like a maze! Gila siot.. camna students cari japan meka. Psycho abih tempt ni memang leh wat rumah hantu ke set filem seram.

Salah seorang guide kami, dan Adam and I turun sini.


Aku jadi serabut. Serious cam tak tentu arah. Sebab aku paling belakang, dan torchlight aku dah hado... aku panggil Adam jangan jalan laju sangat. Lantai basah... bocor ke sebab hujan ntah. Dark Water sangat. I felt something behind me... 

When we got to the end of the corridor and we met the team again, they decided to come and join us in the area. Apparently they thought it was a good location to set up for the 'test'.


Again they had a 'communication' session. Memang betul... tempt tu keras. Benda yang cakap tu memang marah... jahat... dan seperti di sangka, dia bukan sorang. Dang!

Dia refuse nak cakap apa selain mengiyakan, menidakkan pertanyaan Adam... serta meludah dan menghalau kami.

The team carried out temperature readings, and I saw the meters myself how drastically the temperature went up. Gila...

This, and that Adam saw someone cross a corridor, entering a 'doorway' which was really a stone wall.. was not the most pleasant of experiences.

Entah apa visual dan rakaman yang team Entiti 666 dapat, but tak sabar tengok. It's going to be interesting if they managed to catch anything. This place is a mindfuck, and it kind of reveals why they just abandoned the whole building and locked it up.

Oh by the way.. ni masa balik aku snap.


Entah siapa punya pacat tertinggal. Aku nya kot.. tapi masa aku check pas kat kedai minum tu takde... so tatau aa siapa lagi kena. Kenyang gila rupanya...

So we left the place after a few hours. My senses drained me working overtime. I hate that place. It's an evil feeling that came with it... 


Again kalau korang nak tau lebih, check out nanti update dari Mazidul atau Entiti 666. Join us for the next trip - seriously... pictures and words.. don't summarize the feelings you get on these paranormal expeditions. Kalau nak tau lebih, tanya aku hat Comments, or tweet me at @klubbkiddkl atau let tanya gak kat @Adamvai

Saturday, July 07, 2012

Mimaland - I'm back

Semalam memang malam aku takkan lupakan.

Istimewa nya... sebab buat kali pertama secara sahnya, aku mengikuti ekspedisi paranormal kumpulan Entiti 666, atas pelawaan Adam.

Sebelum ni banyak borak je pasal pengalaman dan pandangan... aku bab ni bukan expert. Jauh agi...tak secubit pun pengetahuan ramai orang keliling aku tang bab ni.

Tapi kira korang baca blog aku, kalau penah khatam dari mula, tau lah aku ni jenis leh nampak benda dan banyak kali alami benda-benda camni.

Aku penah singgah masa meka wat ekspedisi ke rumah terbiar di Klang.. penah blog pun kan?

Tapi kali ni secara sah aku menjadi sebahagian kumpulan mereka seramai lapan orang in total.

Dan destinasi kami?



Erm... tengok papan tanda pun confirm tak hirau kan? Tapi suasana malam gelap dalam hutan, aku pakai Blackberry aku saja nak snap pics, so jangan expect gambar tahap Power Rangers tahap DSLR la. Apapun, kami tiba pas melalui jalan yang kalahkan Camel Trophy (retro reference gitu).

Walaupun destinasi kami sebuah tempat yang banyak kenangan bagi aku... sungguh berubah sudah kawasan persekitaran sehingga kalau campak aku sana tanpa bagitau mana pun aku takkan cam.

Dengan bantuan orang kampung sana... kami pun tiba di... 



...Mimaland. Taman tema pertama di Malaysia yang dibuka sekitar lewat 70an dan bertahan sehingga awal 90an. Memang vogue aa zaman tu. Sunway Lagoon? Tak wujud pun... dan kira Mimaland ni pada yang tatau, memang advanced gila for its time. Tu yang ramai suka shooting sana.. dari Gila Gila Remaja... ke Mekanik kalau tak silap aku.

Sebab tutup? ... selepas kejadian seorang pelancong Singapura meninggal di kawasan kolam renang (dengar bab slide tu) dan kemudian diikuti tempatnya yang jadi mangsa tanah runtuh... diikuti saman dari pelbagai pihak - dengar khabarnya mereka terus bungkus saja. Tempat tu sekarang milik Magnum Corporation.

Di luar, sebelum jejak masuk, tambah sikit cerita 'urban legend' dari orang kampung sana. Memacam la... nak senang A to Z ada saja cita orang nampak/mengalami benda. Ini selain cerita yang tersebar di Internet.

So kami melangkah masuk dengan mixed expectations.

Personally for me - it was homecoming. I nearly drowned in Mimaland.

Umur aku ketika itu mungkin 8 atau 9 tahun. Naik slide paling tinggi. Kawan keluarga nya keja lah paksa aku. Bila aku landing dalam pool, the impact tu gila babiks... dan aku terhantuk pala kat lantai ke dinding kolam and momentarily passed out sehingga ada yang tarik aku keluar. Memang masuk air la...impak sampai hari ni aku masih leh rasa that moment.

Tu antara sebab aku nak join expedition malam semalam. Nak sangat see the place I had happy.. and a traumatic experience.

Anyway sambung cita.. masuk je.. ni benda pertama nampak dekat kawasan guardhouse.


Van terbiar ni banyak ada gambar kat Internet sudah. Tapi tak penah ada shot malam - sehingga sekarang that is.

And aku tengok kebanyakan gambar di Internet di ambil di Mimaland sekadar di pintu masuk dan kawasan berdekatan itu. Besar wo tempat... tapi mesti ramai tak berani menjelajah. Ye lah... masuk pun bukan sebarangan. Nak curi masuk? Cari nahas. Kang tak keluar.

Anyway... kami dibawa orang kampung untuk menjelajah.


Sejuk saja tempat... tapi segalanya ditutupi hutan yang 'memakan' tapak Mimaland ni. Memang most of the structures hidden by the growth da. The moon was bright though and everything was bright. We started dalam tengah malam.. dan menjelajah selama dua jam lebih.

Kami berjalan ke kawasan tasik yang dulu naik bot kayuh... (nostalgia sat sebab penah naik). Dekat 30 tahun tak jejak... cam tak caya tengok tempat ni dah hancur camni.

Juga ke kawasan dewan/skating rink yang dikatakan keras. Secara peribadi aku tak rasa apa-apa pun. Tenang sebenarnya di Mimaland ni. 'Radar' aku tak berbunyi langsung. 

Tapi aku kebelakangan ini dapat rasa yang betul betul kuat saja, atau yang tidak elok. Dan di sini, aku rasa kami 'diperhatikan' tapi tiada perasaan takut. Adalah perkampungan di sini kot... tapi bukan yang buruk buruk...

The Entiti 666 team later explored the old chalets. Ada satu bilk dikatakan ada pelancong berbangsa Cina ditemui mati dalam katil. Kata orang kampung... So kumpulan pun masuk untuk meletakkan equipment untuk test paranormal activity there. Ni luar kawasan bilik...  masuk pun kena redah semak samun.





The last pic tu, bed frame katil yang di mana katanya pelancong tu was found dead.

Anyway, sambil mereka memasan peralatan, aku dan dua tiga lagi orang kampung gerak beberapa ratus meter kehadapan. Ada main office chalet lama.


Kira mahal lah ni zaman tu. Kira four or five star punya harga gak lak. Ingat... zaman tu, nasi lemak sekolah pun 50 sen je, air sirap ke apa baru 20 sen sama dengan kuih semua. Harga wayang pun RM3 (masuk Mimaland pun sama harga untuk dewasa kot).

Anyway... I joined up back with them selepas meka siapkan rakaman untuk mengesan aktiviti. Ketika tu, mereka bersiap nak teruskan 'berkomunikasi'.


Nak pendekkan cerita, seperti di sangka.. takde lah benda 'buruk' di sini. Keras di Mimaland dakwaan ramai, memang rasanya tak berasas. Berpenghuni - yes. Berhantu? No. Ada beza.

Anyway, ni lah souvenir yang aku dapat - cuma sedar masa gi minum pas kami selesai.


Siot nya pacat (kot lah pacat). Sedar sedar (tak rasa apa pun) kaki aku berdarah... tapi... luka tak ada. Kesan gigitan? Ada kot... mmm... entah.

Banyak lagi gambar dan insiden di rakamkan, tapi rasanya aku biarkan kumpulan Entiti 666 dan Mazidul je explain lebih terperinci dalam blog meka. 

Personally for me, I felt a sense of happiness, peace and calm. And surprisingly... sadness. A whole lot of sadness. Emotionally because of nostalgia perhaps. But then again, it was overwhelming in another way. Entah kenapa emosi macam tu yang aku dapat rasakan dari tempt orang selalu katakana keras dan serum. Tak pernah...

Psychologically, seram sebab hutan.. gelap... dan kawasan tertinggal. Tu je. Tapi that's just in the head. Paranormal wise, jujur aku cakap, aku rasa seperti kalau aku duduk sana malam-malam pun, aku takkan takut. Bukan cakap je.. cuma... yang aku takut satu je. Yang aku tak nak tinggalkan tempat tu. Yang faham... faham lah...

Aku simpan niat nak jelajah Mimaland lagi kalau di beri peluang - tapi kali ini nak ketika siang. Aku tak dapat ke kawasan kolam renang dan gelungsur mana aku hampir lemas sebab jauh, dan the whole area memang too heavy growth da nak tembus dalam satu malam. Juga kawasan Maze dah tak wujud... dan Dinosaur Park ke haper yang ada dulu pun banyak da covered by the forest.


PS - Selepas Mimaland, kami ke satu lagi lokasi. Babiks horror walaupun tak sangka tempat tu camtu. Sat aku update.


PPS - Untuk lebih info ekspedisi paranormal termasuk penjelajahan di Mimaland dan banyak lagi tempat, usha blog Mazidul Akmal dan Entiti 666. Nak join pun leh...

Peluang keemasan

Baru nak lelapkan mata. Hajat untuk berkongsi pengalaman ekspedisi paranormal terbantut sebab mengantuk sangat.

Malam semalam, sehingga pagi tadi, saya menyertai kumpulan Entiti 666 yang termasuk Mazidul Akmal dan Adam untuk menjelajah dua lokasi.

Memang saya dari kecil mampu untuk 'melihat' pelbagai ciptaan Tuhan... tapi tak pernah saya mengalami apa yang saya alami semalam/pagi tadi.

Ini salah satu antara dua destinasi yang di kunjungi.



Sudah hampir 30 tahun saya tidak menjejakkan kaki ke sini. Tak kenal? Jika anda lahir 90an, memang takkan kenal.

Nanti saja saya kongsikan cerita bila da bangun siang nanti.


Friday, July 06, 2012

Studio time

Sejak aku 'kembali' ke pangkal jalan (gituh), dan mengambil keputusan nak berhenti dari bidang penulisan selepas 16 tahun, hidup aku kian hari penuh dengan bermacam venue lain untuk show, ataupun studio untuk persiapan.

Malam semalam sama aa konsep. Mula-mula gegas ke studio di Taman Tun Dr Ismail, ada sesi latihan bersama Atilia untuk Amir.

Esok, ada majlis 15th Anniversary San Francisco Coffee di Publika, dan Amir di undang menyanyi bersama Atilia. Last minute prep, gegar sikit. Sebelum ni Amir bukan duet ke collaborate ngan orang pun.

Yang ada setakat ini pun betul-betul untuk show, dia gabung dengan Sheila On 7 (pengalaman pertama dia) dan juga Aizat (untuk Go Gerila) selain show di Bandung bersama beberapa penyanyi dan seniman serantau.

But it's an honor to be performing with Atilia so wajib lah tak miss.


Selepas habis, bajet nak ke Blackberry party di Zouk, tapi ada sesi studio di Kasi Gegar, bersama tuan producer Anas Amdan.

Melampau sejak dua menjak studio lengkap untuk rakaman ni, si Anas tambah sibuk. Merasalah, kau mampu nak dua MacBook Pro sekali jalan?


Kesian Anas kena fitnah ngan aku. Milik Ruvi satu lagi tu.

Anyway, I've been having some awesome ideas lately, dan setakat ini ada empat plan besar aku doa akan terlaksana sebum penghujung 2012.

Aminkan  saja lah...

Thursday, July 05, 2012

On the road

Aku banyak habiskan masa di jalan. Ke hulu hilir. Sejak umur aku 17 lepas habis sekolah, kerja aku memang turun naik KL dari Klang.

Sampai hari ni, aku memilih duduk di Klang, even though aku ada tempat sendiri di Mont Kiara. Demi manja dan tugas aku sebagai seorang anak untuk menjaga kedua orang tua aku nya pasal.

So anyway... bila da kat jalan, aku belajar hiburkan diri aku. Biarlah meroyan di Twitter ke (korang selalu layan tahu lah perangai aku ni) atau pun keja snap pics benda-benda pelik nak gelakkan.

Ini antara benda aku rasa pelik.


Biar betul number plate keta ni. Kena kopek ke abjad dan angka tu bang oi. Takkan satu abjad je kot. Ke memang keta ni keluar zaman 50an gitu. Heh! Takkan time tu sudah ada Kancil kot.

But bend camni pelik aku suka tengok...

Benda yang sakitkan mata, antara nya trend aku penah blog dan tweet - gejala bebudak gantung teddy bear bahagian belakang keta kat bawah dekat ekzos. Bongok nak mampus!

Dan ini satu lagi trend sesungguhnya aku tidak akan faham rasional sebalik tindakan seperti ini.


Ko rasa cantik ke kalau kereta ko da elok-elok letak sticker/decal warna warni kat lining tingkap/tempat pam minyak dan kat number plate tu. Aiyo!

Keta ni nya siap aku tengok dekat-dekat, dia tampal yang Angry Birds. Ampun sapa wat camni... just aku memang tak paham WHY people do this to their cars.




Wednesday, July 04, 2012

Cassettes are cool


My much awaited package finally arrived after just over a week!

Am super happy because memang tak sabar. What do you guys think?


No they're not real cassettes, bukan aku wat album.

These are my new business cards. Got them designed, printed and sent from the States via online.

Aku nak wat kat sini lembab nak mampus, pastu mahal lak. Ni all in lagi murah dan cantik dari beberapa tempat aku usha kat lembah Klang. Pastu laju lak dapat dalam seminggu tanpa nak keluar rumah hulu hilir nak gi kedai.

Tak sabar nak order yang baru lagi pas ni abih. Ni test design je. Pakai stock paper. Pasni nak way pakai transparent plastic lak bagi nampak lagi real!


Yang pentingnya, takyah nak business card holder mahal mahal. Pakai cassette case recycled dah ken a stall. Cun!

Tuesday, July 03, 2012

Jalan-jalan cari makan

Jom makan-makan nak?

Heh... korang ingat aku bergurau ek!

No, I'm serious!

Aku nak bawak korang makan. Kalau masih adalah korang yang singgah blog aku yang dah ala retro ni update baru nak mula balik.

Sekali - aku nak hadiahkan DUA smartphone Blackberry 9220 dan voucher KFC bernilai RM50 SETIAP HARI!


Caranya simple gila.

1. Masuk website Stop Missing Out

2. Ikut arahan di sana, dan hantarkan gambar anda pose bersama Blackberry kesayangan anda! (bukan bergambar guna Blackberry anda, tapi BERSAMA Blackberry anda seperti gambar contoh di bawah)


Manja gila tak pic tu (yeay, Spain menang!!!) Dan tu Blackberry kesayangan aku. Blackberry No 4 aku selepas Blackberry Bold 9700, Blackberry Bold 9780, Blackberry Bold 9900 dan kini - Blackberry Porsche Design P'9981 yang limited edition (dan dengar khabar sudah sold out di Malaysia di pengedar sah pada harga RM6,388).

My P'9981 hadiah istimewa advanced hadiah harijadi. I like! Check my previous posting to see more of it.

Anyway... sambung...

3. Selepas attach gambar, bila and a telah mengisi nama penuh anda, letakkan dalam kurung (KLUBBKIDD) di hujung nama anda. Secara automatic, korang akan di masukkan for consideration. Dua entry bersama Blackberry anda yang PALING kreatif - akan memenangi Blackberry Curve 9220 yang di taja oleh pihak Blackberry sendiri. Penyertaaan paling kreatif harian akan memenangi voucher KFC bernilai RM50 tiap hari!

Senang je kan? Tapi ingat... ni tuk pemilik Blackberry saja.

Kalau tanak makan-makan ngan aku pon, banyak lagi pilihan disediakan. Ada sesi karaoke bersama Liyana Fizi, photoshoot majalah bersama Fazura, dating wayang ngan Jehan Miskin...atau futsal bersama Bunkface dan banyak lagi.

So good luck to you guys... dan cuba cuba cuba!

PS - Baca syarat penyertaan kat website betul-betul. Tiap Blackberry ada jumlah penyertaan lain-lain. Ada yang melayakkan lebih dari satu penyertaan so leh cuba menang sesi lepak ngan semua teman-teman BBM.